Pare,
Jawa timur, jauhnya boy.... belum ongkosnya, belum biaya hidup disana, emang
ada duit, nanti kesasar lagi, mungkin ini
pernyataan yang terlontar ketika kita hendak berpergian jauh dari rumah. But,
don’t be afraid baby, don’t worry about everything. Kamu tinggal nabung, terus
searching from google, and you can find it there. Sama halnya denganku kawan,
sebelum aku berangkat ke Pare aku nabung dulu (tapi uangnya dipake mulu
hahahaha) terus searching google, informasi mengenai pare, atau kampung
inggris, mulai dari rute perjalanan, ongkos mobil/kereta/pesawat, dan tentunya
biaya makan disana. So, I’ll tell you about get something to eat here in Pare.
For first time i’m
here, aku hanya bisa memandang tempat kursus yang tak berpenghuni, badan ini
sudah sangat lelah, dan sangat lengket oleh keringat, ditambah lagi ketika mau
check ini dormitory or camp, aku dimintai kwitansi asli. Hah, udah cape, ga
bisa rebahan barang sejenak, aku langsung ikut bergabung sama rombongan camp
yang sedang berada diluar walaupun posisiku belum kenal satu sama lain, we
called my action with PEDEKATE.
Aku meletakan diriku
sebisa mungkin untuk coba mengobrol bersama mereka, ternyata they are same with
me, they are newbie here. Mereka juga baru. Mereka semua ingin mencari sarapan,
dan aku berpisah dengan mereka karena harus ada satu hal yang aku temukan, it’s
EUREKATOUR office, salah satu tempat agen pendaftaran online untuk kursus di
Pare. Setelah mundar-mandir kesana kemari, tanya sana tanya sini, rupanya tak
ada satupun yang tahu kantor Eureka itu. Aku berusaha tenang, tapi hati tidak
bisa diam, khawatir penipuan to (kalau orang makasar bilang). Cape
mundar-mandir akhirnya ku putuskan untuk kembali ke tempat kursus,
Alhamdulillah tempat itu sudah berpenghuni. Langsung ku tunjukan kwitansiku dan
menjelaskan proses pendaftaranku. And here I am at ACCESS-ES Kampung Inggris,
Pare.
Waktu terus berjalan,
matahari mulai meninggi, adzan duhur berkumandang. Ku selesaikan sholat duhurku
bersama kawan-kawan baruku yang datang dari berbagai daerah, mulai dari yang
terdekat seperti Tulungagung, Surabaya, Magelang, Solo, Semarang, Bandung
hingga yang terjauh, seperti Pontianak, Makasar, Samarinda, Palopo dan Batam.
Many people here from around of indonesia, with same plan, it’s Study English.
Sebelumnya aku sudah
searching dari google tentang masalah biaya makan disini, ku kira harga yang di
Internet adalah harga lama soalnya murah sekali kawan, Cuma 6rb kita bisa makan
pake telor sayur dll. Itu versi murah yah. Dan ternyata pas aku beli makan
siang, kita disuruh ambil sendiri oleh sang empunya warung we called it
“Prasmanan”. Kulihat tulisan yang terpampang nyata didepan ku saat mengambil
nasi “Ambil Makan Langsung Bayar”
bukan “Ambil Makan Bayar kemudian”
hahahahah. Ku ambil makan nasi pake prekedel kentang, tahu sayur, bakwan jagung
2, dan krupuk, dan it prise is LIMA RIBU LIMA RATUS RUPIAH. Really?? Are You
sure??. Of course, ga percaya makannya datang ke Pare. Hihihi... dan begitu
seterusnya, sampe makan malam. We’ll see
what happend with me and my friends here, we always survive the new meal,
dan harga yang termurah pastinya. Hahahahah.. see you next time.
Pare, 27 July 2015
No comments:
Post a Comment