By : Yan Van Java
![]() |
| pasang muka artis korea dulu ah... sarangheyo cena ! |
Perjalanan kali ini yang akan ku ceritakan adalah ketika
hanya Guyonan namun berujung sungguhan. Awalnya….
“Yuk kita jalan bareng, main ke rumah Sofiah
terus main ke Curug Gumawang. paling PT-PT (iuran) Cuma 20.000/org”.
Semua kepala mengangguk
tanda setuju. Karena jarang-jarang kami berkunjung kesalah satu rumah teman
kami. Pada kesempatan itu aku pergi bersama teman-teman kelasku KPI A. pada
awalnya kami berencana pergi hari senin tapi berhubung jadwal hari itu penuh, maka
kami putuskan untuk berangkat hari rabu dan kami ga sadar kalau hari Rabu ada
Wisuda dikampus. Wah kebetulan !.
Hari
berjalan dengan matahari dan bulan yang selalu silih berganti. Aku tak
menyangka hal ini akan terjadi. Pada hari –H aku disuruh untuk mengambil shoot
pertama dalam pembuatan film dikampusku, sedangkan hari itu juga jam 08 pagi
aku harus berangkat dengan teman-temanku. Aku bingung, aku berusaha menghubungi
teman-temanku agar sabar menungguku, atau mempersilahkan mereka untuk pergi
duluan. Ternyata jadwal pengambilan gambar di undur sampai jam 09 pagi, ah
Tuhan ! apa yang harus aku lakukan, aku sudah janji sama teman-temanku.
Pengambilan
gambar selesai jam 10 dan handphoneku terus berdering. Banayak sms dan telpon
dari teman-temanku. “Yan cptan, masih
lama ga?”. Akhirnya setelah mengikuti evaluasi dan kegiatan pengambilan
selanjutnya, aku meminta ijin pada Bu sutradara dan Bapak Produser untuk pergi
dan tidak mengikuti kegiatan hari ini. Akhirnya dengan muka melas kepada mereka
aku pun diberi ijin, walaupun pembuatan film ini berharga bagiku tapi aku sudah
terlanjur janji pada teman-temanku. Detik itu juga aku lari ke gerbang belakang
kampus membelah keramaian orang-orang yang sedang menyaksikan wisuda. Ternyata
gerbang belakang dikunci. Ku lari lagi kedepan dan kembali membelah lauatan
manusia, semua mata melihatku, merasa aneh mungkin, seperti orang yang sedang
dirajia polisi. Masa bodo, yang penting aku tak membuat kecewa teman-temanku.
Sesampainya
“huh….huh….huh.. ma…aaaaf, gue… te…lat ga..apa…apa…khan….huh…” sambil terus
kuatur napasku dan sesekali kuseka keringat yang dari tadi mengalir deras
dikeningku.
![]() |
| ngeksis at gubuk pedagang... smile u... don't cry ! |
Syukurlah
mereka masih setia menungguku. Istirahat sebentar sambil nunggu mobil angkot,
makan cireng goreng, makan gorengan, dan tentu minumnya Air putih, “air
hemat tidak bikin sakit”, Hahhhaahha. akhirnya mobil angkot pun datang.
Lumayan sulit bernego dengan supir angkot yang masih terlihat muda itu, namun
setelah itu si supir muda menerima tawaran kami untuk mengantar sampai tempat tujuan.
Tanggal
12-12-2012 kami berangkat menuju rumah teman kami. jalan berdebu, bulak-belok,
harus mengalah tapi pengen menang sama mobil-mobil gede, tiba-tiba ketika
sampai jalanan yang lumayan rusak. Teman-teman perempuanku yang ada didalam
angkot berteriak. “wah ada Joshua…. Ada
Joshua…” sontak saja membuatku yang berada dibelakang mereka kaget tak
percaya. Aku yang dibonceng oleh Fadli menengok kearah belakang dan tidak ada
Joshua disana. “ ih… kelas KPI A punya
Joshua lucu dech…hahahha”. Walaaaaaah ternyata mereka meledekku yang saat
itu memakai kupluk bergoreskan warna putih dan hitam dilengkapi dengan kacamata
jengkol, hahahha. Eh…. Kenapa mobil angkot itu berhenti?. Satu persatu
penumpangnya turun dengan memasang muka kesal.
Hmmmmm
si supir ternyata tidak mau mengantar sampai tujuan karena terlalu jauh, jika
mau mereka harus membayar lebih lagi. Dengan terpaksa dan tak mau dibohongi si
supir teman-temanku memutuskan untuk menunggu sang tuan rumah menjemput mereka.
Akhirnya dari pada menunggu lama kami pun TUTI (Tumpuk Tiga) diatas motor.
Lumayan jauh, bilangnya sih deket pasar, tapi ga nyampe-nyampe. Mungkin di
pasar senen Jakarta kali rumahnya. Setelah melewati beberapa tikungan kami pun
sampai di rumah yang cukup sederhana, ditemani pohon manga didepan rumah dan
tanaman hias yang menghiasi pagarnya. Kami pun disambut ole tuan rumah. Canda,
tawa, kesel, curhat semua tercurahkan dalam rumah sederhana ini.
Tanpa
basa-basi lagi, setelah melaksanakan salat dzuhur, hidangan pun siap menyambut
cacing-cacing perut kami. ada nasi, ada daging ayam sambel balado, tempe, tahu,
ikan sejenis ikan tongkol kecil, sambal, dan tentunya tidak luput dari makanan
indonesia kalau ada sambal pasti ada lalapan, entah itu daun singkong, daun
papaya muda, atau daun jambu mede muda. Sungguh mengairahkan nafsu makan.
Mmmmmmmm mak-nyos kata pak bondan, lazieeeees ping-ping-ping kata benu bulo,
dan 100% ngenaaaaaah kataku. Heheheh.
![]() |
| sebelum makan eksis dulu euy... ! |
tak selang lama menunggu
makanan kami turun dan terserap oleh sel-sel yang ada dalam tubuh. Aku dan
teman-temanku langsung tancap gas menuju Curug Gumawang yang berada di kampung
curug dahu, desa padarincang, kecamatan padarincang, kabupaten Serang-Banten.
Kata sang petujuk arah, kita harus lewan gang kecil aja, karena cepat
sampainya. Memasuki gang yang lumayan
lebar cukup untuk dua motor disebelah kanan dan kiri. Kami disambut oleh jalan
berbatu tanpa aspal, genangan air disetiap lubang, dan juga polisi tidur yang
tak pernah bosan menjadi hiasan dijalan gang.
Parkir Motor
Tulisan besar yang
tergantung dibatang pohon besar itu mengheentikan kendaraan kami. tapi ada
sebuah pertanyaan dihati kami “ kalau parkir
disini, terus Curugnya mana?”. Setelah berpikir panjang, akhirnya temanku
yang tahu jalan ini angkat bicara, sebaiknya kami parker diatas saja. Karena
jika kita meninggalkan motor disini yang harus tanggung resiko. Entah itu helm
hilang atupun berjalan kaki yang cukup membuat betis menjadi atletis
binaragawan. WoW….. !
Brem…….. brem…… brem…..
gas motor kembali menyala, kami pun melanjutkan
perjalanan kami ke Curug Gumawang. Menapaki jalan setapak, ditemani arus sungai
yang lumayan deras dibawah sana, dan hijaunya persawahan disebelah kanan kami,
menjadi magnet bahwa tempat ini harus dikunjungi. Cukup membuat hati deg-degan
karena jalan setapak yang kami lewati berada percis disamping jurang sungai.
Tapi semua itu tertepis oleh tempat parkiran motor yang menjadi tanda bahwa
perjalanan kami terhenti sampai disini dan selanjutnya kami harus berjalan kaki
menuju Curug Gumawang.
Aliran air sungai yang jernih
menyambut kami diatas jembatan anyaman bambu. Jiwa artis plus Lebay tidak lepas
dari diriku dan teman-temanku. Segera saja bidikan kamera handphone dan digital
mengabadikan moment ini. Tiba-tiba saja……..
“maaf mas, harus beli tiket dulu
disini” ujar pemuda, mungkin petugas karcis tempat ini, yang duduk disebuah
gubuk kecil dibawah pohon yang rindang.
“oh…. Berapa mas,?
“Semuanya Rp. 25.000-, nanti kalau
diatas ada yang minta lagi jangan dikasih”
“mahal amat, hmmmm 20 kali mas?
“ya udah “
![]() |
| seru-seruan at Curug Gumawang |
Untuk
mengobati semua itu, air terjun Curug Gumawang hinggap diatas kepalaku, dengan
cipratan air terjun yang mengembun indah terlihat dari kejauhan. Sungguh dingin
dan melepaskan lelah.
![]() |
| woooy biasa aje kaleeee... |
Tampang
artis dan gaya lebal mulai memenuhi memori kamera. Ada gaya shahrukh khan, ada
gaya pendaki gunung, gaya anak alay, gaya model shampo clear, dan masih banyak
yang lainnya. “Cape juga euy foto-foto
mulu”. Perjalanan kami pun berakhir
ketika matahari mulai bersiap-siap kembali keupuk barat. Dengan alunan merdu
dari air terjun gumawang dan tawa can lepas dari para pengunjung. Satu kata “
Subhanallah” ternyata dipedalama kecamatan padarincang tersimpan surge yang
cukup menyejukan mata dan hati. Terima
kasih untuk semuanya
Serang, 03 April 2013





knp judulnya 12-12-12? Ceritanya cukup bagus, dan alurnya juga bagus, bahasanya cukuplah buat pembaca menengah kebwah seperti aku hhe,.,., trs klo bisa komplik percakapan tukang karcis sama penulisnya ditulis aja.
ReplyDeletetadinya mau gto kandi, tapi takutnya kepanjangan dan membuat pembaca bosan jadi gw tulis singkt dech. and untuk pemberian judul 12-12-12 bukan karena hari kiamat hahahaha tapi ya kita berangktnya pas tgl segitu, dan sedikit membuat pembaca penasaran dngan judul itu, yang akhirnya mereka mau membaca tulisan gw.
Deletethank's for ur comment. jgn lupa bca cerita-crta yg lainnya jga yooo... :)